Kamis, 28 Juli 2011

Refresh Otak

Aktivitas yang selalu sama setiap hari dapat menimbulkan rasa jenuh dan kebosanan. Akibatnya akan berimbas kepada melemahnya daya konsentrasi.

Selain itu, penelitian ilmiah menunjukkan bahwa otak orang dewasa dapat fokus dan berkonsentrasi secara efektif selama 25 menit, tetapi setelah itu pikiran tidak lagi fokus.

Sibuk bekerja selama seharian cenderung membuat Anda stres dan pikiran menjadi kusut.

Khususnya bagi mereka yang berprofesi sebagai penulis dan insinyur yang pekerjaannya secara teratur melibatkan banyak pemikiran. Di saat-saat stres, Anda perlu menyegarkan kembali pikiran, serta mengkalibrasi ulang semua fungsinya. Me-Refresh otak/olahraga otak sama pentingnya dengan olahraga tubuh. Dengan olahraga otak, akan terbentuk saraf baru yang dapat melindungi terhadap gejala demensia atau kepikunan.

Berikut trik-trik untuk dapat membantu menyegarkan kembali pikiran Anda:

  1. Membiasakan aktif menjadi kidal (aktif tangan kiri) dan juga kanan

    Lakukan tugas dengan tangan non-dominan, jika biasanya dominan tangan kanan maka gunakan tangan kiri (kidal) dan sebaliknya. Contohnya saat menggunakan mouse komputer, menyikat gigi dan mengikat sepatu dengan arah yang berlawanan. Menurut Franklin Institute, jenis latihan ini dapat memperkuat hubungan saraf yang ada dan bahkan membentuk saraf baru.

  2. Membaca

    Membaca dapat melenturkan otot-otot otak, baik bacaan ringan (seperti komik atau majalah) maupun bacaan untuk informasi. Dan menurut studi Dr.Nikolaos Scarmeas pada tahun 2001, membaca dapat membantu membangun ‘cadangan kognitif’ untuk menunda timbulnya demensia.

  3. Tertawa

    Tertawa adalah obat terbaik untuk menghilangkan kebosanan. Karena, tertawa dan humor melepaskan “endorfin” yang dapat meningkatkan mood serta perasaan bahagia.

  4. Bermain puzzle atau teka-teki silang

    Otak Anda senang ditanya dengan sesuatu yang membingungkan. Jadi ketika Anda merasa lelah belajar atau bekerja, cobalah untuk menyelesaikan suatu pertanyaan yang menyenangkan untuk menguatkan otak Anda. Teka-teki silang, puzzle, Sudoku dan jenis puzzle lainnya, dapat melatih otak khususnya otak kiri, menurut pusat pelatihan kognitif LearningRx. Tambahkan strategi baru untuk mengefektifkan latihan otak, misalnya memecahkan teka-teki silang dengan tema yang tidak biasa.

  5. Bermain permainan strategi

    Permainan strategi seperti catur, monopoli atau game komputer lainnya, akan menggunakan otak kanan yang dapat membantu orang untuk lebih berpikir kreatif.

  6. Ubah rutinitas

    Menurut Lawrence Katz, profesor Neurobiologi di Duke University Medical Center, mengubah rutinitas dan cara-cara hidup baru dapat mengaktifkan koneksi otak yang sebelumnya tidak aktif. Latihan yang bisa dilakukan misalnya, mandi dengan mata tertutup atau mengatur ulang kantor atau meja.

  7. Belajar bahasa asing

    Dengan belajar bahasa asing akan mengaktifkan bagian otak yang belum digunakan sejak Anda mulai berbicara. Sebuah studi tahun 2007 di York University di Toronto, menemukan bahwa penggunaan beberapa bahasa dapat meningkatkan suplai darah ke otak untuk menjaga kesehatan koneksi saraf.

  8. Menikmati musik

    Musik yang menenangkan sangat bermanfaat untuk sumber daya mental Anda. Jernihkan pikiran Anda hanya dengan duduk sambil hanyut dalam musik yang indah. Jika Anda senang bermain musik, itu sangat baik, Selain mendengarkan musik, belajar juga untuk memainkan instrumen musik. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengaktifkan dua indera sekaligus, seperti mendengarkan musik dan mencium bunga.

  9. Latihan fisik

    Ibarat pepatah, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Berolahraga secara teratur selain dapat menyegarkan pikiran juga dapat menyehatkan badan. Berolahraga/latihan fisik juga dapat meningkatkan kesehatan otak, karena dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Menurut Stanford Center on Longevity and the Max Planck Institute for Human Development, latihan fisik dapat meningkatkan perhatian, penalaran dan memori.

  10. Tidur pendek

    Tak ada yang lebih menyegarkan jika dibandingkan dengan tidur pendek. Segera setelah tidur pendek, Anda akan merasa lebih baik dan lebih bisa menyelesaikan pekerjaan dibandingkan ketika Anda sedang lelah.

  11. Hiruplah sesuatu yang berbau enak

    Nyalakan lilin beraroma favorit Anda atau hiruplah bau secangkir kopi panas. Karena, dengan menghirup sesuatu yang berbau enak dapat menyegarkan pikiran Anda.

  12. Pijat

    Pijat adalah cara sempurna untuk meredakan ketegangan dan mengurangi stres. Anda dapat mencoba berbagai jenis pijat pada hari yang berbeda untuk kembali memperkuat diri.

  13. Mandi

    Mandilah dengar air hangat, karena dapat membuat otot serta pikiran Anda menjadi rileks.

  14. Berangan-angan

    Untuk sesaat, biarkan imajinasi Anda berkelana seperti saat masa kanak-kanak. Karena hal tersebut juga dapat menyegarkan pikiran sehingga Anda bisa kembali fokus pada tugas di hari-hari berikutnya.

  1. Hidup sosial

    Manusia adalah makhluk sosial. Selain menjadi kebutuhan, bersosialisasi juga dapat menjaga agar otak kita tetap segar. Otak dapat dilatih dengan menjalani kehidupan sosial Anda, misalnya dengan mengunjungi teman atau cobalah berhubungan dengan orang-orang baru ataupun menelepon teman lama. Carilah pembicaraan di luar situasi Anda. Sebuah studi 2006 oleh Dr David Bennett dari Rush University Medical Center menemukan bahwa memiliki jaringan sosial dapat memberikan perlindungan terhadap gejala klinis penyakit Alzheimer.

  2. Mencari hobi baru

    Tantang otak untuk belajar keterampilan baru atau hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Jika Anda bukan seniman, cobalah untuk belajar melukis atau memahat. Jika Anda bisa bermain piano, belajarlah memainkan gitar. Temukan sesuatu yang baru dan menarik untuk dapat menjaga otak tetap aktif.

Mulai saat ini, segarkan pikiran dan energi, serta jinakkan stress Anda dengan beristirahat dan melibatkan diri pada kegiatan-kegiatan menyenangkan seperti di atas. Karena, otak Anda menyukai sesuatu hal yang menggembirakan.

Kamis, 04 November 2010

Tips dan Triks Solusi Pada Windows

Menghilangkan pesan “Windows cannot find the rundll32.exe”

Ikutilah langkah berikut.

  1. Masukkan Windows XP CD ROM disk di CD ROM drive.

  2. Klik Start, dan pilih Run.

  3. Ketikkan = expand X:\i386\rundll32.ex_ c:\windows\system32\rundll32.exe , X adalah lokasi file di CD ROM Drive.

  4. Restart kmputer.

Atau dengan cara lain silahkan download di sini lalu scan


Mencegah penggantian setting di Registry Tool

Anda dapat atau tidaknya untuk melakukan setting registry.

Ikutilah langkah berikut.

Klik Start——–>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.

Key:

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\System

Value Name: DisableRegistryTools

Data Type: REG_DWORD

Data: (0 = enabled,1 = disabled/mencegah penggantian )

Dengan setting ini orang lain tidak dapat mengganti atau dengan cara :

di copy dibawah ini semua lalu di paste di notepad dan disimpan dengan nama regtool.vbs

'Enable/Disable Registry Editing tools

'© Doug Knox - rev 12/06/99



Option Explicit



'Declare variables

Dim WSHShell, n, MyBox, p, t, mustboot, errnum, vers

Dim enab, disab, jobfunc, itemtype



Set WSHShell = WScript.CreateObject("WScript.Shell")

p = "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\"

p = p & "DisableRegistryTools"

itemtype = "REG_DWORD"

mustboot = "Log off and back on, or restart your pc to" & vbCR & "effect the changes"

enab = "ENABLED"

disab = "DISABLED"

jobfunc = "Registry Editing Tools are now "



'This section tries to read the registry key value. If not present an

'error is generated. Normal error return should be 0 if value is

'present

t = "Confirmation"

Err.Clear

On Error Resume Next

n = WSHShell.RegRead (p)

On Error Goto 0

errnum = Err.Number



if errnum <> 0 then

'Create the registry key value for DisableRegistryTools with value 0

WSHShell.RegWrite p, 0, itemtype

End If



'If the key is present, or was created, it is toggled

'Confirmations can be disabled by commenting out

'the two MyBox lines below



If n = 0 Then

n = 1

WSHShell.RegWrite p, n, itemtype

Mybox = MsgBox(jobfunc & disab & vbCR & mustboot, 4096, t)

ElseIf n = 1 then

n = 0

WSHShell.RegWrite p, n, itemtype

Mybox = MsgBox(jobfunc & enab & vbCR & mustboot, 4096, t)

End If

jika sudah selesai klik 2x hasilnya lalu akan berubah sesuai yang kita mau disabled atau enabled, dan jika mau kembali ke semula maka klik 2x lagi maka akan enabled.



Rabu, 20 Oktober 2010

Pengelompokan dan Klasifikasi Komputer

Awalnya pengelompokan komputer dilakukan berdasarkan besarnya memori yang digunakan sebagai penyimpanan data pada komputer. Komputer yang memiliki memori berupa RAM (random access memory) atau ROM (read only memory) sebesar 512kb – 1mb disebut komputer mini saat ini pengelompokan tersebut sudah tidak tepat lagi karena komputer berukuran kecil, seperti PDA (personal digital assistand) sudah banyak yang memiliki ram lebih besar dari 1mb(1mb =1.024 kb). OLeh karena itu, pengelompokan komputer dilakukan berdasarkan kemampuan pengolahan data. Komputer juga dapat digolongkan berdasarkan fisik, system operasi, dan jenis data yang diperoleh.

Berdasarkan kemampuan pengolahan data dan bentuk fisiknya, komputer dikelompokan menjadi beberapa bagian diantaranya :

A. Komputer Berdasarkan Data yang Diolah

  1. Komputer Analog

    Komputer ini merupakan komputer yang digunakan untuk menerima sinyal analog, biasanya digunakan untuk melakukan pengecekan untuk data yang tidak berbentuk angka, karena data yang didapatkan adalah data yang bersifat gelombang. Komputer ini biasanya digunakan untuk mempresentasikan suatu keadaan. Sebagai contoh, komputer ini digunakan untuk melakukan pengecekan suhu, penghitung aliran BBM pada SPBU, mengukur kekuatan cahaya, dan lain-lain. Komputer ini banyak digunakan untuk kegiatan ilmiah.

  2. Komputer Digital

    Komputer ini merupakan komputer yang kebanyakan yang kita kenal. Data yang diterimanya adalah data yang sudah berupa data digital. Sedangkan fungsinya digunakan untuk mengolah data yang bersifat kuantitatif dalam bentuk angka, huruf, tanda baca dan lain-lain.

  3. Komputer Hybrid

    Merupakan komputer yang memiliki kemampuan dari komputer analog dan komputer digital. Komputer jenis ini diperuntukkan untuk pengolahan data yang sifatnya baik kuantitatif maupun kualitatif, dengan perkataan lain data kuantitatif yang diolah menghasilkan data kualitatifnya dan sebaliknya.

B. Komputer Berdasarkan Penggunaanya

  1. Special Purpose Computer

    Special purpose computer berarti komputer untuk keperluan khusus. Komputer ini dirancang hanya untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu. Perangkat yang ada pada komputer ini, baik komponen input, output, pemroses serta softwarenya telah dirancang untuk keperluan tersebut. Biasanya software yang mengendalikan proses sudah berada langsung pada sistem. Contoh dari Special Purpose Computer ini adalah komputer yang digunakan untuk kasir pada supermarket.

  2. General Purpose Computer

    Merupakan komputer yang dibuat untuk keperluan secara umum, sehingga komputer tersebut dapat digunakan untuk mengerjakan berbagai macam pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan usernya. Personal Computer merupakan salah satu contoh dari kategori ini.

C. Komputer Berdasarkan Skala Kemampuannya

Berikut ini kategori komputer yang dilihat berdasarkan kemampuannya untuk memproses, baik dalam melayani user, pemrosesan aplikasi, dan kemampuan untuk melaksanakan tugas dalam banyak hal sekaligus pada saat bersamaan.

  1. Small Scale Computer

    Komputer skala kecil, merupakan komputer yang memiliki kemampuan proses dalam jumlah kecil. Komputer yang termasuk ke dalam kategori ini adalah komputer desktop atau komputer pribadi yang umumnya digunakan oleh satu orang pada satu saat.

  2. Medium Scale Computer

    Komputer untuk skala menengah. Komputer yang termasuk ke dalam kategori ini adalah komputer mini, yang biasanya melayani penggunanya pada dumb terminal.

  3. Large Scale Computer

    Komputer untuk skala besar. Komputer yang termasuk ke dalam kategori ini adalah komputer mainframe. Pada mesin tersebut dapat diakses beramai-ramai, dan sudah dilengkapi dengan perangkat dan software yang lengkap. Penggunaannya pun adalah untuk pengolahan perhitungan dengan kemampuan yang cukup rumit untuk diselesaikan oleh komputer medium dan small.

D. Komputer Berdasarkan Ukurannya

  1. Tower(menara)

    adalah yang biasanya diletakkan disamping atau dibawah meja, karena ukurannya yang relatif besar, sehingga memenuhi meja. Komputer ini biasanya banyak memiliki ruang didalamnya dan banyak memiliki expansionslot(tempat untuk memasang card tambahan), sehingga bisa ditambahkan dengan berbagai perangkat tambahan.

  2. Desktop / Personal Computer

    Adalah komputer yang ukurannya sedikit lebih kecil dari Tower, tetapi biasanya diletakkan diatas meja. Komputer ini paling banyak dipakai karena harganya yang lebih murah bila dibandingkan dengan bentuk yang lain. Komputer yang banyak kita pakai sekarang ini adalah jenis desktop.

  3. Portable(mudahdibawa)

    dalah komputer yang ukuran sedikit lebih kecil dari Desktop, karena bagian-bagiannya dapat dirangkai menjadi satu kotak saja, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Komputer ini dulunya ditujukan bagi pemakai yang sering bertugas dilapangan, misalnya insinyur (sarjana sains), peneliti, dan sebagainya yang bertugas menyelesaikan suatu tempat tertentu atau peneliti yang mengumpulkan data dilokasi yang jauh dari kantornya. Komputer ini kurang populer karena relatif besar dan berat.

  4. Notebook(bukucatatan)

    adalah komputer yang ukurannya sebesar buku catatan saja, dimana sekarang banyak dipakai pelajar, mahasiswa, dosen, pengusaha, peneliti, dan sebagainya. Notebook mempunyai ukuran yang hampir sama atau mirip dengan kertas kuarto,yaitu 8 ½ x 11 inci, tebalnya berkisar 1 hingga 1 ½ inci dan beratnya antara 4 sampai 6 kg.

  5. Sub-notebook / Netbook

    adalah komputer yang ukurannya ada diantara komputer notebook dan palmtop. Ukuran komputer ini sedikit lebih kecil dari notebook karena ada sebagian perangkat yang tidak dipasang, biasanya disk drive.

  6. Palmtop

    adalah komputer yang dapat digenggam, karena ukurannya yang sangat kecil, kira-kira sedikit lebih kecil dibandingkan kaset video Beta. Komputer ini sering disebut handheld computer. Komputer ini tidak memerlukan aliran listrik, melainkan baterai kecil biasa (ukuran AA). Kelemahan dari komputer ini adalah layarnya yang terlalu kecil dan keyboardnya sedikit lebih kecil dari ukuran standar, sehingga menyulitkan pemakai.

E. Komputer Berdasarkan Processor Komputer

  1. Mainframe

    adalah komputer yang processornya mempunyai kemampuan besar karenaditujukan untuk banyak pemakai.

  2. Minikomputer

    adalah bentuk mini dari komputer mainframe, kalau mainframe memiliki ribuan terminal komputer mini lebih terbatas hanya sampai puluhan dan mungkin ratusan terminal.

  3. Personal Computer

    adalah komputer yang ditujukan untuk satu pemakai dengan satu pemakaian program aplikasi saat tertentu.

F. Klasifikasi Komputer

Klasifikasi komputer terbagi atas enam, yaitu:

  1. Microcontroller

    Microcontroller memiliki semua peralatan pokoknya sebagai sebuah komputer dalam satu chip. Peralatan tersebut diantaranya adalah:

    • Pemproses (processing)

    • Memori

    • Input dan Output

    Kadangkala pada microcontroller ini beberapa chip digabungkan dalam satu papan rangkaian. Perangkat ini sangat ideal untuk mengerjakan sesuatu yang bersifat khusus, sehingga aplikasi yang diisikan ke dalam komputer ini adalah aplikasi yang bersifat dedicated. Jika dilihat dari harga, microcontroller ini harga umumnya lebih murah dibandingkan dengan komputer lainnya, karena perangkatnya relatif sederhana. Contoh alat ini diantaranya adalah komputer yang digunakan pada mobil untuk mengatur kestabilan mesin, alat untuk pengatur lampu lalu lintas.

  1. Microcomputer

    Komputer ini khususnya digunakan untuk single-user, biasa disebut juga dengan komputer desktop atau komputer pribadi (personal computer). Komputer ini sudah dirancang sedemikian rupa untuk mampu berinteraksi dengan penggunanya. Penggunaanya sangat populer pada penggunaan di rumah, atau untuk menjalankan aplikasi bisnis.

  2. Engineering Workstation

    Komputer ini lebih powerfull apabila dibandingkan dengan komputer pribadi, umumnya komputer ini digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dipakai oleh para ahli teknik dalam melakukan perhitungan dan penyelesaian pekerjaannya. Aplikasi yang digunakan lebih cenderung kepada software yang banyak melakukan berbagai perhitungan, baik secara tiga dimensi, maupun secara matematika lainnya. Contoh aplikasi yang digunakan untuk komputer golongan ini adalah CAD (computer aided design) yang digunakan untuk melakukan perancangan gambar teknik.

  3. Minicomputer

    Komputer ini umumnya digunakan untuk banyak pemakai (multiuser) pada saat yang bersamaan, dan time shared. Time shared ini artinya memungkinkan komputer tersebut untuk digunakan oleh beberapa pemakai sekaligus secara bersama-sama, dan komputer akan membagi-bagi waktunya bergantian untuk masing-masing pemakai. Tentunya penggantian waktu layanan ini tidak terlalu terasa bagi pemakai, mengingat pembagian waktunya dihitung dalam waktu yang sangat sempit, atau dalam satuan perseribu detik, tergantung sistem yang digunakan.

    Pelayanan pada penggunanya lebih dititikberatkan kepada proses, bukan terhadap interaksi pengguna komputer tersebut. Contoh komputer yang termasuk ke dalam golongan ini adalah IBM AS/400. Komputer ini lebih cenderung digunakan pada untuk suatu kelompok pengguna atau per departemen pada perusahaan besar.

  4. Mainframe

    Pada tahap awal mulainya era komputerisasi, mainframe merupakan satu-satunya komputer yang ada pada waktu itu. Mainframe ini dapat melayani ratusan penggunanya pada saat yang bersamaan. Komputer ini mirip dengan minicomputer namun lebih besar dan lebih mahal. Penggunaannya umumnya untuk pengolahan data dari suatu divisi atau perusahaan besar, yang membutuhkan pengolahan yang cukup berat.

  5. Supercomputer

    Komputer ini merupakan komputer yang powerfull yang ada. Aplikasi yang digunakan biasanya lebih cenderung untuk penelitian ilmiah. Komputer ini biasanya memiliki beberapa processor sekaligus untuk menjalankan tugasnya.

Sabtu, 21 Agustus 2010

Tips Merawat Baterai Laptop agar Awet dan Tahan Lama

Tips merawat baterai laptop/notebook/netbook agar awet dan tahan lama atau umurnya lebih panjang. Setiap baterai memiliki umur yang telah ditentukan berdasarkan banyaknya siklus pengecasan dilakukan, selain itu suhu dan cara perawatan juga menentukan usia dari baterry laptop. Berikut cara perawatan baterai laptop agar tahan lama dalam penggunaan dan kapasitas dari bateri tidak mudah berkurang.

Cara merawat baterai laptop adalah:
  • Lakukan pengisian penuh pada baterai laptop baru Anda dan biarkan beberapa jam (biasanya 8 jam) setelah terisi penuh.
  • Pasang baterai setelah pengisian penuh (fully charged 100%), baterai tidak perlu dilepas jika suhu CPU dan Hard Disk (HDD) berkisar antara 40°C hingga 50°C. Walaupun pengisian sudah penuh, energi listrik yang masuk tidak akan mengisi baterai, karena teknologi pada baterai sekarang sudah mampu menghentikan pengisian jika sudah penuh, jadi tidak perlu takut baterai akan menjadi soak akibat over charged yang menyebabkan over heat pada baterai.
  • Lepas baterai dan gunakan UPS (Uninterruptible Power Supply) untuk menghindari pemutusan arus listrik yang mendadak. Jika penggunaan laptop yang berlebihan (seperti bermain game yang butuh energi maksimal) dan dalam jangka waktu lama yang membuat suhu CPU dan HDD di atas 60°C. Panas yang berlebihan pada perangkat lain dapat menjalar ke baterai, sehingga mempengaruhi battery dan pada akhirnya umur dari baterai akan pendek karena kapasitas penyimpanan yang berkurang. Dalam kondisi seperti ini sangat dianjurkan untuk menggunakan pendingin tambahan untuk melindungi hardware lain dari panas yang berlebihan. Namun, jika UPS tidak tersedia sebaiknya baterai tidak perlu dilepas, untuk menghindari kerusakan perangkat lain seperti Hard Disk, Motherboad, RAM, dll, akibat pemutusan aliran listrik yang mendadak serta arus yang tidak stabil.
  • Jika baterai tidak digunakan simpanlah baterai pada suhu yang dingin dan kering. Sebelum melepas baterai, isi baterai hingga penuh terlebih dahulu, dan jangan didiamkan terlalu lama.
  • Isi baterai hingga penuh, dan lakukan pengisian jika kapasitas baterai telah mendekati 10%.
Gunakan juga software Battery Care untuk mengontrol baterai notebook Anda, selain itu dapat juga digunakan untuk mengecek suhu CPU dan HDD.
Lakukan kalibrasi baterai laptop Anda jika kapasitas penyimpanan sudah mulai berkurang, hal ini terjadi karena pengaruh dari memory baterai. Caranya dengan pengosongan penuh yaitu dipakai hingga baterai habis kemudian didiamkan sebentar dan lakukan pengisian hingga penuh, dengan begini diharapkan baterai akan kembali ke kondisi sewajarnya dalam menyimpan daya.
Semoga bermanfaat!

Jumat, 25 Juni 2010

APA ITU DEHIDRASI ???

Dehidrasi sebenarnya adalah keluarnya cairan intravaskuler dalam tubuh kita (dalam pembuluh darah, pembuluh limfe) sehingga tubuh kita kekurangan cairan. Dehidrasi paling sering terjadi pada penderita diare, karena penderita buang-buang air dalam frekuensi yang berlebihan sehingga cairan-cairan tubuh keluar.

Tingkatkan dehidrasi ada tiga yaitu, ringan, sedang, dan berat. Dehidrasi ringan biasanya ditandai dengan rasa haus yang tidak wajar saja pada penderita diare. Sedangkan dehidrasi sedang, tanda-tandanya sama dengan dehidrasi ringan, yakni selalu merasa haus, mata mulai cekung tetapi turgornya (kekenyalan kulit) belum terlalu keras. Sementara untuk dehidrasi berat, mata penderita cekung dan turgornya semakin menurun (kalau dicubit kulitnya tidak kembali ke posisi awal). Resiko dehidrasi berat berdampak pada kerusakan fungsi ginjal dan jantung.

Usia yang paling rentan terkena dehidrasi adalah balita, karena hampir 70% dari tubuhnya adalah cairan. Sementara dari segi jenis kelamin, tidak ada perbedaan. Siapa saja baik wanita maupun pria dapat terkena dehidrasi. Oleh karena itu banyaklah minum air, agar asupan air untuk tubuh tercukupi.

Jangan merasa percuma saat anda minum dalam jumlah yang banyak, lalu anda bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Tenang saja, anda tak akan dehidrasi. Proses itu terbilang normal, karena tubuh kita sudah dikarunia mekanisme yang sempurna oleh Allah SWT. Tubuh kita tahu persis, kapan harus berekskresi. Saat anda menderita diare dan atau muntah-muntah, justru saat itu anda dapat terkena dehidrasi. Jadi dehidrasi bukan disebabkan keluarnya air seni yang berlebihan.

Yang paling fatal, dehidrasi dapat menyebabkan jantung berhenti mendadak, karena kadar kalium serta natrium pada tubuh banyak yang hilang. Sehari-hari, walau tidak dehidrasi penting juga untuk minum air.

Dan upaya pencegahnya bisa campurkan sedikit garam pada air minum. Kalaupun sudah terlanjur dehidrasi, seperti yang saya terangkan misalnya masuk dalam tingkatan dehidrasi ringan dan sedang, maka minumlah air campuran gula-garam (oralit), minuman elektrolit yang mengandung kalium, natrium, dan makan buah-buahan yang banyak mengandung air (seperti melon atau semangka). Dan jika masuk dalam tingkatan dehidrasi berat, maka harus diinfus cairan elektrolit, biasanya dengan RL (Ringer Laktat).


Rabu, 02 Juni 2010

Fakta Penting Seputar Vitamin C

Vitamin C sering disebut orang sebagai raja vitamin. Ini disebabkan khasiatnya yang begitu banyak bagi tubuh. Berikut beberapa fakta penting mengenai “si raja” yang diungkap Zila Nutraceutical dan Prof DR. Darwin Karyadi (ahli gizi).

  1. Mencegah Gejala Flu

    Sudah umum diketahui bahwa vitamin C sangat baik mencegah Flu. Pemberian vitamin C dalam dosis tinggi disertai dengan istirahat yang cukup mampu melemahkan virus flu.

  2. Mengurangi Resiko pada Perokok Pasif

    Para peneliti di Amerika Serikat menemukan bukti bahwa para perokok pasif yang mengkonsumsi vitamin C setiap hari dapat terlindung dari kerusakan sel. Para ahli yakin, manfaat vitamin C disumbang dari kandungannya sebagai antioksidan.

  3. Mengurangi Resiko penyakit Jantung Pada Wanita

    Penemuan yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology mengungkapkan konsumsi suplemen vitamin C dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Wanita yang mengkonsumsi vitamin C lebih dari 369 miligram perhari kecil kemungkinan memiliki resiko penyakit jantung.

  4. Menghaluskan Kulit dan Menunda Penuaan Dini

    Jika Anda terbiasa mengkonsumsi vitamin E untuk menunda penuaan dini, kini padukan dengan vitamin C. Kombinasi dua vitamin akan membuat tubuh cepat memperbaiki sel kulit yang mati.

  5. Mencegah Kanker

    Selain dapat merangsang fungsi kekebalan, vitamin C juga menghambat pembentukan nitrosamin (pemicu kanker). Ia juga berperan sebagai anti peradangan yang menyebabkan kanker lambung. Perannya dilakukan dengan 'menangkapi' radikal oksidatif dari mukosa lambung.


Selasa, 13 April 2010

Tips Optimalisasi Database SQL

Jika diibaratkan manusia, database adalah sahabat yang patuh dan mengerti pada setiap perintah yang diberikan, sayangnya terkadang tidak berlaku sebaliknya, kita tidak patuh dan tidak mengerti pada “perintah” yang diberikan database.

Database kadang dapat “mengomel” dengan berbagai cara, bisa jadi dalam bentuk performance yang menurun, pesan kesalahan, atau bahkan hasil laporan yang tidak sesuai. Semua-nya dapat kita minimalisasi, bahkan sebelum hal itu terjadi.

SQL dan RDBMS

Optimasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, dengan memahami tuning performance pada database dan best practice dari berbagai sumber, Anda dapat memiliki fundamental yang kuat dalam mengoptimalkan kinerja database.

Beberapa teknik dan metoda mungkin memerlukan perlakuan khusus yang berbeda, tergantung pada database yang Anda gunakan.

Sebagai contoh, peningkatan kinerja bisa dilakukan dari sisi administrasi database seperti konfi gurasi file dan peng-updatean service atau security pack, yang tentunya masing-masing database memiliki keunikan dan teknik tersendiri.

Lalu, dengan pertimbangan kompatibilitas, adakah optimasi yang dapat dilakukan secara umum?

Terdapat seperangkat metode dan teknik yang umum diterapkan saat Anda bekerja dengan RDBMS (Relational Database Management System), mungkin tidak semuanya dapat Anda implementasikan karena sangat tergantung pada lingkungan aplikasi masing-masing, tetapi setidaknya Anda dapat meng-gunakannya sebagai panduan dan referensi untuk membentuk sistem yang terbaik sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

Optimasi melalui perintah SQL juga memegang peranan yang tidak kalah penting. Inti dari SQL itu sendiri adalah perintah untuk melakukan pengambilan (retrieval), penambahan (insertion), modifikasi (updating), dan penghapusan (deletion) data, disertai dengan fungsi-fungsi pendukung administrasi dan managemen database.

SQL sendiri merupakan sebuah bahasa atau pemrograman standar untuk RDBMS. Walaupun disebut bahasa, mungkin sedikit janggal saat kita menyebut bahasa pemrograman SQL, lebih familiar jika yang terdengar adalah pemrograman C, Visual Basic, Java, Delphi, dan seterusnya.

Bahasa-bahasa yang disebut belakangan termasuk dalam pemrograman imperative, mudahnya adalah bahasa yang berbentuk instruksi-instruksi inti. Sedangkan, SQL termasuk dalam pemrograman declarative, yang lebih berbentuk kalimat atau pernyataan.

Dalam pengembangannya, SQL terbagi-bagi lagi dalam berbagai extension sehingga melahirkan berbagai sebutan seperti SQL/PSM (Persistent Stored Modules) yang merupakan standar ANSI/ISO, T-SQL (Transact-SQL) dari Microsoft dan SyBase, PL/SQL (PL merupakan singkatan dari Procedural Language) yang digunakan oleh Oracle, yang kemudian dikembangkan lagi menjadi PL/pgSQL yang digunakan PostgreSQL.

Cukup membingungkan, bukan? Untungnya konsep dan elemen-elemen dasar dalam SQL seperti statement, query, expression, ataupun clause tetap berlaku umum pada setiap SQL extension.

Kita cukupkan pembahasan teori sampai di sini, berikut adalah beberapa optimasi sederhana yang dapat Anda lakukan, untuk setidaknya memperbaiki atau mencegah permasalahan, dan meningkatkan performa RDBMS Anda.

Index

Optimasi pertama yang kita bahas adalah permasalahan index, tentu Anda mengetahui bahwa index dapat meningkatkan kecepatan pencarian pada record yang diinginkan. Tetapi, Anda harus cukup selektif dalam memilih field yang perlu di-index, karena tidak semua field memerlukannya.

Ibaratnya membaca buku, proses pencarian atau scan akan membaca dari awal hingga akhir halaman. Pada field yang di-index, pencarian dilakukan secara index scan, atau membaca pada index, tidak langsung pada table yang bersangkutan.

Sementara pencarian yang dilakukan langsung dengan membaca record demi record pada table disebut dengan table scan.

Apakah index scan selalu lebih cepat dibandingkan dengan table scan? Ternyata tidak juga, table scan bisa jadi bekerja lebih cepat saat mengakses record dalam jumlah relatif kecil, ataupun pada saat aplikasi memang memerlukan pembacaan table secara keseluruhan.

Sebaliknya dalam mengakses record yang besar pada field tertentu, index scan dapat mengurangi operasi pembacaan I/O sehingga tidak jarang menghasilkan kinerja yang lebih cepat.

Sebagai patokan, Anda dapat menentukan index pada field yang sering digunakan, misalnya field yang sering diakses oleh klausa WHERE, JOIN, ORDER BY, GROUP BY.

Menentukan Tipe Data

Tipe data merupakan permasalahan yang gampang-gampang susah. Dari sisi daya tampung, tipe data yang terlalu kecil atau sebaliknya terlalu besar bagi suatu field, dapat menimbulkan bom waktu yang menimbulkan masalah seiring dengan pertambahan data yang pesat setiap harinya.

Menentukan tipe data yang tepat memerlukan ketelitian dan analisa yang baik. Sebagai contoh, kita perlu mengetahui kapan kita menggunakan tipe data char atau varchar.

Keduanya menampung karakter, bedanya char menyediakan ukuran penyimpanan yang tetap (fi xed-length), sedangkan varchar menyediakan ukuran penyimpanan sesuai dengan isi data (variable-length).

Patokan umum adalah menggunakan tipe data char jika fi eld tersebut diperuntukkan untuk data dengan panjang yang konsisten. Misalnya kode pos, bulan yang terdiri dari dua digit (01 sampai 12), dan seterusnya. Varchar digunakan jika data yang ingin disimpan memiliki panjang yang bervariasi, atau gunakan varchar(max) jika ukurannya melebihi 8000 byte.

Jangan Izinkan Allow Null

Jika memungkinkan, kurangi penggunaan field yang memperbolehkan nilai null. Sebagai gantinya, Anda dapat memberikan nilai default pada field tersebut.

Nilai null kadang rancu dalam intepretasi programer dan dapat mengakibatkan kesalahan logika pemrograman. Selain itu, field null mengonsumsi byte tambahan sehingga menambah beban pada query yang mengaksesnya.

Query yang Mudah Terbaca

Karena SQL merupakan bahasa declarative, maka tidak mengherankan jika Anda membuat query berbentuk kalimat nan panjang walaupun mungkin hanya untuk keperluan menampilkan satu field!

Jangan biarkan query Anda susah dibaca dan dipahami, kecuali Anda memang berniat membuat pusing siapapun yang melihat query Anda. Query panjang yang ditulis dalam 1baris jelas akan menyulitkan modifi kasi dan pemahaman, akan jauh lebih baik jika Anda menuliskan query dalam format yang mudah dicerna.

Pemilihan huruf besar dan kecil juga dapat mempermudah pembacaan, misalnya dengan konsisten menuliskan keyword SQL dalam huruf kapital, dan tambahkan komentar bilamana diperlukan.

Hindari SELECT *

Select mungkin merupakan keyword yang paling sering digunakan, karena itu optimasi pada perintah SELECT sangat mungkin dapat memperbaiki kinerja aplikasi secara keseluruhan. \

SELECT * digunakan untuk melakukan query semua field yang terdapat pada sebuah table, tetapi jika Anda hanya ingin memproses field tertentu, maka sebaiknya Anda menuliskan field yang ingin diakses saja, sehingga query Anda menjadi SELECT field1, field2, field3 dan seterusnya (jangan pedulikan kode program yang menjadi lebih panjang!). Hal ini akan mengurangi beban lalu lintas jaringan dan lock pada table, terutama jika table tersebut memiliki banyak field dan berukuran besar.

Batasi ORDER BY

Penggunaan ORDER BY yang berfungsi untuk mengurutkan data, ternyata memiliki konsekuensi menambah beban query, karena akan menambah satu proses lagi, yaitu proses sort.

Karena itu gunakan ORDER BY hanya jika benar-benar dibutuhkan oleh aplikasi Anda.

Atau jika dimungkinkan, Anda dapat melakukan pengurutan pada sisi client dan tidak pada sisi server. Misalnya dengan menampung data terlebih dahulu pada komponen grid dan melakukan sortir pada grid tersebut sesuai kebutuhan pengguna.

Subquery Atau JOIN

Adakalanya sebuah instruksi dapat dituliskan dalam bentuk subquery atau perintah JOIN, disarankan Anda memprioritaskan penggunaan JOIN karena dalam kasus yang umum akan menghasilkan performa yang lebih cepat.

Walaupun demikian, mengolah query merupakan suatu seni, selalu ada kemungkinan ternyata subquery bekerja lebih cepat dibandingkan JOIN, misalnya dalam kondisi penggunaan

JOIN yang terlalu banyak, ataupun logika query yang belum optimal.

Gunakan WHERE dalam SELECT

“Di mana ada gula di sana ada semut”. Untuk programer database, pepatah itu perlu dimodifi kasi menjadi “di mana ada SELECT di sana ada WHERE”, untuk mengingatkan pentingnya klausa WHERE sebagai kondisi untuk menyaring record sehingga meminimalkan beban jaringan.

Saat sebuah table dengan jumlah data yang sangat besar diproses, juga terjadi proses lock terhadap table tersebut sehingga menyulitkan pengaksesan table yang bersangkutan oleh pengguna yang lain.

Bahkan jika Anda bermaksud memanggil seluruh record, tetap menggunakan WHERE merupakan kebiasaan yang baik.

Jika Anda telah menggunakan WHERE pada awal query, maka kapanpun Anda ingin menambahkan kondisi tertentu, Anda tinggal menyambung query tersebut dengan klausa AND diikuti kondisi yang diinginkan.

Tapi bagaimana menggunakan WHERE jika benar-benar tidak ada kondisi apapun? Anda dapat menuliskan suatu kondisi yang pasti bernilai true, misalnya SELECT .... WHERE 1=1. Bahkan tools open source phpMyAdmin yang berfungsi untuk mena ngani database MySQL selalu menyertakan default klausa WHERE 1 pada perintah SELECT, di mana angka 1 pada MySQL berarti nilai true.

Kecepatan Akses Operator

WHERE 1=1 dan WHERE 0 <> 1 sama-sama merupakan kondisi yang menghasilkan nilai true. Tetapi, dalam hal ini lebih baik Anda menggunakan WHERE 1=1 daripada WHERE 0 <> 1. Hal ini dikarenakan operator = diproses lebih cepat dibandingkan dengan operator <>.

Dari sisi kinerja, urutan operator yang diproses paling cepat adalah:

1. =

2. >, >=, <. <=

3. LIKE

4. <>

Tidak dalam setiap kondisi operator dapat disubtitusikan seperti contoh sederhana di atas, tetapi prioritaskanlah penggunaan operator yang tercepat.

Membatasi Jumlah Record

Bayangkan Anda menampilkan isi sebuah table dengan menggunakan SELECT, dan ternyata table tersebut memiliki jutaan record yang sangat tidak diharapkan untuk tampil seluruhnya.

Skenario yang lebih buruk masih dapat terjadi, yaitu query tersebut diakses oleh ratusan pengguna lain dalam waktu bersamaan!

Untuk itu, Anda perlu membatasi jumlah record yang berpotensi mengembalikan record dalam jumlah besar (kecuali memang benar-benar dibutuhkan), pada SQL Server, Anda dapat menggunakan operator TOP di dalam perintah SELECT.

Contohnya SELECT TOP 100 nama... akan menampilkan 100 record teratas field nama.

Jika menggunakan MySQL, Anda dapat menggunakan LIMIT untuk keperluan yang sama.

Batasi Penggunaan Function

Gunakan fungsi-fungsi yang disediakan SQL seperlunya saja.

Sebagai contoh, jika Anda menemukan query sebagai berikut: SELECT nama FROM tbl_teman WHERE ucase(nama) = ‘ABC’, nampak query tersebut ingin mencari record yang memiliki data berisi “abc”, fungsi ucase digunakan untuk mengubah isi field nama menjadi huruf besar dan dibandingkan dengan konstanta “ABC” untuk meyakinkan bahwa semua data “abc” akan tampil, walaupun dituliskan dengan huruf kecil, besar, ataupun kombinasinya.

Tetapi, cobalah mengganti query tersebut menjadi SELECT nama FROM tbl_teman WHERE nama = ‘ABC’, perhatikan query ini tidak menggunakan function ucase. Apakah menghasilkan result yang sama dengan query pertama? Jika pengaturan database Anda tidak case-sensitive (dan umumnya secara default memang tidak case-sensitive), maka hasil kedua query tersebut adalah sama. Artinya, dalam kasus ini Anda sebenarnya tidak perlu menggunakan function ucase!

Baca dari Kiri ke Kanan

Query yang Anda tulis akan diproses dari kiri ke kanan, misalkan terdapat query WHERE kondisi1 AND kondisi2 AND kondisi3, maka kondisi1 akan terlebih dahulu dievaluasi, lalu kemudian kondisi2, kondisi3, dan seterusnya. Tentunya dengan asumsi tidak ada kondisi yang diprioritaskan/dikelompokkan dengan menggunakan tanda kurung.

Logika operator AND akan langsung menghasilkan nilai false saat ditemukan salah satu kondisi false, maka letakkan kondisi yang paling mungkin memiliki nilai false pada posisi paling kiri. Hal ini dimaksudkan agar SQL tidak perlu lagi mengevaluasi kondisi berikutnya saat menemukan salah satu kondisi telah bernilai false.

Jika Anda bingung memilih kondisi mana yang layak menempati posisi terkiri karena kemungkinan falsenya sama atau tidak bisa diprediksi, pilih kondisi yang lebih sederhana untuk diproses.

Gambar dalam Database

Database memang tidak hanya diperuntukkan sebagai penyimpanan teks saja, tetapi dapat juga berupa gambar. Kalau pepatah mengatakan sebuah gambar bermakna sejuta kata, tidak berarti kita harus menyediakan tempat penyimpanan seukuran sejuta kata untuk menampung satu gambar! Akan lebih baik bagi kinerja database jika Anda hanya menyimpan link ataulokasi gambar di dalam database, dibandingkan menyimpan fisik gambar tersebut.

Kecuali jika Anda tidak memiliki pilihan lain, misalnya karena alasan keamanan atau tidak tersedianya tempat penyimpanan lain untuk gambar Anda selain di dalam database.

Tetapi, jelas jika Anda dapat memisahkan gambar secara fisik dari database, maka ukuran dan beban database akan relatif berkurang drastis, proses seperti back-up dan migrasi akan lebih mudah dilakukan.

Pengukuran Kinerja

Terdapat tools optimizer yang bervariasi untuk tiap RDBMS, Anda dapat menggunakannya sebagai panduan untuk meningkatkan kinerja query, di mana Anda dapat mengetahui berapa lama waktu eksekusi atau operasi apa saja yang dilakukan sebuah query.

Jika Anda menemukan sebuah query tampak tidak optimal, berusahalah menulis ulang query tersebut dengan teknik dan metode yang lebih baik. Semakin banyak query yang dapat dioptimasi, akan semakin baik kinerja aplikasi Anda. Terutama saat frekuensi pemakaian query tersebut relatif tinggi.

Back-up

Buatlah back-up otomatis secara periodik, sebaiknya tes dan simulasikan prosedur restore database dan perhitungkan waktu yang diperlukan untuk membuat sistem pulih kembali jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan pada database.

Lakukan proses back-up pada waktu di mana aktivitas relatif rendah agar tidak mengganggu kegiatan operasional.

Banyak Jalan Menuju Roma

Berikan satu masalah pada beberapa programer, maka Anda mungkin akan mendapatkan beberapa solusi yang berbedabeda. Banyak alternatif yang dapat diciptakan untuk menghasilkan sesuatu, tetapi tentunya kita menginginkan alternatif yang terbaik.

Karena itu, jangan ragu mencoba menuliskan ulang query Anda dengan cara lain jika Anda melihat kemungkinan peningkatan kinerja, contohnya pada potongan query berikut:

WHERE SUBSTRING(nama,1,1) =’b’

Query di atas akan mengambil record dengan kondisi karakter pertama kolom nama adalah “b”, sehingga akan tampil isi record seperti “Budi”, “Badu”, “Benny” dan seterusnya. Cara lain untuk menghasilkan record yang sama adalah sebagai berikut:

WHERE nama LIKE ‘b%’

Hasil yang ditampilkan kedua query tersebut akan sama, tetapi performa yang dihasilkan (terutama untuk record berukuran besar) akan berbeda. Umumnya kondisi LIKE akan bekerja dengan lebih cepat dibandingkan function SUBSTRING.

Contoh lain yang lebih kompleks adalah seperti query beri-kut:

SELECT NIP, nama FROM tbl_pegawai WHERE dept = ‘IT’ OR kota

= ‘jakarta’ OR divisi = ‘programer’

Perhatikan query di atas memiliki tiga kondisi yang dipisahkan oleh klausa OR. Alternatif lain adalah dengan menuliskan query sebagai berikut:

SELECT NIP, nama FROM tbl_pegawai WHERE dept = ‘IT’

UNION ALL

SELECT NIP, nama FROM tbl_pegawai WHERE kota = ‘jakarta’

UNION ALL

SELECT NIP, nama FROM tbl_pegawai WHERE divisi = ‘programer’

Walaupun penulisan query menjadi lebih panjang, bisa jadi al-ternatif ini akan lebih baik. Mengapa? Dengan asumsi field dept memiliki index, sementara field kota dan divisi tidak diindex, query pertama tidak akan menggunakan index dan melakukan table scan. Berbeda dengan query kedua, index akan tetap dilakukan pada sebagian query sehingga akan menghasilkan kinerja yang relatif lebih baik.

Ah... Beda Tipis Saja!

Pastinya masih banyak terdapat teknik lain yang tidak akan dapat dibahas semuanya dalam artikel ini. Di antara (atau mungkin semua) teknik optimasi yang dibahas di atas, mungkin Anda akan menemukan bahwa setelah diuji dengan data sampel maka kinerja sebelum dan sesudah optimasi ternyata sama sekali tidak signifikan, beda tipis, atau tidak ada bedanya sama sekali!

Memang benar, dengan spesifi kasi hardware yang semakin meningkat, data yang relatif kecil, dan alur yang sederhana, Anda mungkin tidak akan mendapatkan perbedaan yang signifikan.

Tetapi jika Anda siap untuk terjun menghadapi tantangan menangani aplikasi yang lebih besar, maka perbedaan antara tanpa dan dengan optimasi akan sangat nyata, dengan pema-haman dan kebiasaan coding yang baik, Anda akan dapat menghasilkan aplikasi yang juga lebih baik.

Tidak ada salahnya menerapkan optimasi yang Anda ketahui sedini mungkin dalam pengembangan sistem aplikasi Anda.

Bahkan jika sebuah aplikasi tnampaknya memiliki kinerja yang cukup baik, tidak berarti lepas dari usaha optimasi lebih lanjut.

Terutama jika Anda mengharapkan aplikasi tersebut mampu berkembang lebih jauh, tidak pernah ada kata sempurna bagi suatu sistem aplikasi, tetapi setiap sistem selalu ada kesempatan menjadi lebih berguna. Salah satunya dengan selalu mencari cara yang lebih baik. (PCMedia)