Selasa, 13 April 2010

Tips & Trik Membuat Internet Anda Super Cepat

Browsing Internet dengan kecepatan yang tinggi pasti sangat menyenangkan, berbagai cara dilakukan untuk mempercepat koneksi internet baik menggunakan software agar koneksi internet menjadi lebih cepat maupun menggunakan settingan tertentu yang diklaim bisa mempercepat koneksi internet.

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk mempercepat koneksi internet :


A. Menggubah setting bandwith pada windows (Hanya kami uji pada Windows XP)

Pada dasarnya OS windows sudah membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth yang seharusnya bisa maksimal, jika netter ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat dan kencang bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya pada Windows kita bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.

Ikuti petunjuknya seperti dibawah ini :

1. Klik Start
2. Klik Run
3. Ketik gpedit.msc
4. Kemudian klik Ok
5. Setelah masuk klik (buka) Administrative Templates
6. Kemudian klik (buka) Network
7. Setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
8. Kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
9. Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
11. Klik Apply, dan terus Ok
12. Kemudian keluar dan Restart komputer

B. Pakai browser Google Chrome atau Apple Safari

Versi terbaru dari browser Chrome dan Safari sangatlah cepat bila dibandingkan dengan Firefox ataupun Internet Explorer (sudah dicoba dan terbukti memang jauh lebih cepat). Saran saya pakailah Google Chrome karena selain cepat, Chrome lebih aman dibanding dengan Safari, walau dalam beberapa hal Safari kadang lebih cepat dari Chrome.

Kalau netter sudah terbiasa memakai Firefox dan tidak ingin beralih ke browser lagi, bisa tambahkan Add-on "Adblock" untuk memblok iklan, gambar, dan flash yang aktif. Ada beberapa Add-on lagi dari Firefox seperti NoScript yang bisa mempercepat akses internet, tapi sayangnya kalau kebanyakan Add-on justru, kadang malah memperlambat akses dari browser Firefox sendiri.

C. Perbesar cache browser hingga 5% dari kapasitas Harddisk atau 1 - 2 GB

Cara ini terbukti efektif untuk mempercepat akses browser. Logikanya adalah browser tidak perlu tiap kali loading gambar dan tetek bengeknya segala setiap kali berkunjung ke situs yang sudah pernah dikunjungi, karena kalau situs sudah pernah dikunjungi akan otomatis di-cache oleh browser.

Cara ini hanya berlaku jika kapasitas harddisk netter cukup besar. Pada umumnya masing-masing browser ada yang bisa diset kapasitas cachenya, ada yang otomatis. Jika browser netter tidak ada pilihan set cache, artinya netter jangan sering-sering (atau tidak perlu) clear history di browser.

Sumber: ketok.com

Tips Optimalisasi Windows XP

Sistem operasi Microsoft Windows XP sudah tertinggal satu generasi, nyaris dua generasi kalau di akhir tahun ini Windows 7 jadi beredar. Akan tetapi, dari sisi jumlah penggunanya, sistem operasi ini masih menjadi mayoritas. Dibandingkan sistem operasi Windows 2000, 98, atau 95, Windows XP juga merupakan sistem operasi yang paling panjang umur. Microsoft juga telah berjanji akan terus memberikan dukungan terhadap XP sampai April 2014.

Kalau pada komputer Anda sistem operasi ini masih bersemayam tetapi performanya kian menurun, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan tanpa perlu memformat hard disk dan install ulang. Tips berikut kami buat agar mudah dilakukan tanpa Anda perlu mengutak-atik registry. PCplus juga tidak menggunakan software apapun—murni hanya melakukan update dan mengubah pengaturan pada opsi yang tersedia. Pertama-tama, mari kita lakukan update.

Windows Update
Windows update merupakan kumpulan dari sejumlah tambalan-tambalan yang dapat mencegah program-program jahat untuk merusak atau memperlambat kinerja sistem. Kalau komputer terhubung ke internet dan Windows menyebutkan bahwa ada update, instalasikan saja semua, jangan hanya yang statusnya critical.

Kalau critical update umumnya lebih berfungsi untuk penambalan celah keamanan, non-critical update biasanya berfungsi penting untuk peningkatan performa, kompatibilitas, dan fitur-fitur yang lebih diperbarui dan pastinya aman untuk diinstall. Proses update Windows bisa berlangsung beberapa kali. Lakukan saja terus sampai disebutkan bahwa tidak ada update lagi yang tersedia.

Windows Update membutuhkan beberapa layanan berikut diaktifkan di Windows XP:
- Automatic Updates diset Automatic.
- Background Intelligent Transfer Service diset Manual atau Automatic.
Bila Anda masih menggunakan Service Pack 2, Service Pack 1, atau Windows XP tanpa service pack, instalasikanlah Service Pack 3. Service Pack 3 merupakan kumpulan update yang mencakup seluruh perbaikan dan update pada service pack sebelumnya. Sangat direkomendasikan bagi Anda untuk mengoptimalkan Windows Anda.

Update DirectX
Microsoft DirectX merupakan sekumpulan application programming interface (API) untuk mengatasi tugas-tugas yang berhubungan dengan multimedia, khususnya game dan video pada platform Microsoft. Sebaiknya, pastikan sistem operasi Anda sudah menggunakan versi terbaru dari DirectX.

Untuk mengetahui versi yang Anda miliki, silakan ketik “dxdiag” pada menu Start > Run dan perhatikan pada tab System di bagian DirectX Version. Setelah diketahui, silakan arahkan browser ke Microsoft Download Center di alamat www.microsoft.com/downloads.

Sekadar informasi, sejak Oktober 2004 sampai Agustus 2007, Microsoft menghadirkan update DirectX sekali dalam dua bulan. Setelah itu update tersedia per kuartal. Versi terbaru DirectX 9 untuk Windows XP adalah versi Maret 2009.

Update Driver
Melakukan update terhadap driver yang digunakan oleh hardware dapat meningkatkan performa sistem dan kompatibilitas aplikasi. Selain itu, driver terbaru juga umumnya menghadirkan sejumlah solusi untuk mengatasi masalah dan optimalisasi sistem.

Sebaiknya, gunakan driver versi resmi yang sudah dirilis, bukan versi beta atau pre-release. Pasalnya, driver versi beta umumnya masih belum sempurna. Untuk melakukan update driver, silakan manfaatkan fitur Windows Driver Guide. Bagi Anda yang menggunakan notebook, sebaiknya gunakan driver terbaru yang tersedia di situs web produsen notebook yang bersangkutan.

Setelah semua driver dan komponen sistem operasi menggunakan update terbaru, waktunya kita melakukan tweaking.

Tips Tweaking Windows XP

Efek Visual
Tampilan default Windows XP memang terlihat cantik, tetapi sebenarnya tampilan tersebut menguras sumber daya sistem dan menurunkan responsivitas komputer. Berikut adalah opsi agar Windows XP tetap cantik tetapi komputer tetap gesit.

Klik Start > Settings > Control Panel > System > Advanced. Di bagian Performance, pilih Settings. Nah, hilangkan tanda centang kecuali pada opsi sebagai berikut:
- Show shadows under menus.
- Show shadows under mouse pointer.
- Show translucent selection rectangle.
- Smooth edges of screen fonts.
- Use drop shadows for icons labels on the desktop.
- Use visual styles on windows and buttons.
Kemudian pilih Apply, lalu klik OK. Kalau masih kurang, hilangkan semua centang kecuali di bagian “Use visual styles on windows and buttons”. Tetapi kalau Anda tidak butuh cantik dan hanya ingin yang gesit, pilih saja opsi Adjust for best performance atau hapus semua centang yang ada.
ClearType
Jika Anda menggunakan layar LCD baik monitor LCD atau notebook, atau Plasma, Anda bisa mendapatkan peningkatan ketajaman teks dengan meng-enable ClearType dibandingkan menggunakan metode penajaman font biasa ataupun anti-aliasing.
Instruksinya adalah lewat menu Start > Settings > Control Panel > Display > Appearance lalu Effects. Beri centang pada “Use the following method to smooth edges of screen fonts”, lalu pilih ClearType.

Page File
Windows XP menggunakan paging file yang diatur oleh sistem. Page file ini merupakan memori cadangan dari RAM tempat sistem operasi menyimpan data sementara. Pada sistem operasi masa kini, termasuk Windows, program aplikasi dan proses sistem menggunakan memori virtual yang dianggap sebagai RAM. Hanya bagian inti dari kernel sistem operasi yang menggunakan memori fisik secara langsung. Artinya, virtual memori atau page file tersebut selalu digunakan, meskipun memori yang dibutuhkan oleh seluruh proses yang sedang berjalan jauh lebih kecil dibandingkan dengan memori utama (RAM) yang tertancap di motherboard.

Secara default, Windows XP akan mengatur secara otomatis besaran page file ke ukuran berikut berdasarkan besaran RAM yang terpasang untuk sistem:

RAM kurang dari 1GB
- Ukuran awal (MB): 1,5 x jumlah RAM yang ada pada sistem.
- Maksimum (MB): 3x jumlah RAM yang terpasang. Sistem operasi 32-bit memiliki batas page file maksimal 4GB.
RAM 1GB atau lebih
- Ukuran awal (MB): 1x jumlah RAM yang ada pada sistem.
- Maksimum (MB): 3x jumlah RAM yang terpasang. Sistem operasi 32-bit memiliki batas page file maksimal 4GB.
Page file tidak akan bertambah besar jika Anda set initial size-nya ke ukuran yang cukup. Menggunakan opsi otomatis untuk page file juga akan menghindari atau meminimalisir munculnya pesan error “Out of Memory” saat menjalankan banyak aplikasi ataupun membuka banyak data.

Memberikan initial size yang terlalu besar juga tidak memberikan dampak negatif pada sistem kecuali pemborosan ruang hard disk jika tidak digunakan, dan tidak ada hubungannya dengan performa. Lalu, bagaimana mengetahui apakah RAM masih cukup atau tidak?

Caranya, gunakan komputer untuk beraktivitas selama beberapa jam tanpa restart. Setelah itu lihat di Task Manager, khususnya pada tab Performance. Jika Commit Charge – Peak lebih besar dibanding Physical Memory – Total, maka sistem Anda membutuhkan RAM tambahan. Tetapi jika Anda menggunakan opsi page file yang besarannya dibuat otomatis oleh sistem, maka Windows XP akan secara otomatis memperbesar page file untuk Anda.

Masalah berikutnya yang muncul adalah, ukuran page file maksimum pada sistem operasi 32-bit adalah 4GB. Bagaimana kalau masih kurang juga? Jika Anda memiliki lebih dari satu hard disk atau partisi di komputer, buat saja page file kedua di hard disk tersebut. Windows menggunakan algoritma internal untuk menentukan page file mana yang digunakan untuk mengatur virtual memori secara optimal.

Menurut Microsoft, solusi optimal adalah membuat satu page file yang disimpan di partisi utama sistem dan membuat satu page file lagi di partisi lain di hard disk atau partisi yang jarang digunakan.

Disable Indexing Service
Indexing Service pada Windows XP melakukan indeks pada file-file Anda untuk mempersingkat waktu saat Anda melakukan pencarian di hard disk. Misalnya, ketika Anda ingin membuka file tertentu atau mencari kalimat yang ada di dalam sebuah file dokumen. Akan tetapi, pengindeksan secara terus-menerus terhadap file di hard disk tentu akan menurunkan performa sistem karena menggunakan ruang page file dalam jumlah yang besar dan juga mengkonsumsi sumber daya prosesor.

Untuk men-disable Indexing Service, buka My Computer, lalu klik kanan pada seluruh hard disk atau partisi yang tidak ingin Anda indeks lagi. Berikutnya, klik Properties lalu hilangkan centang pada “Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching” dan klik Apply. Lalu pilih “Apply changes to sub folders and files”. Jika ada file yang tidak bisa di-update, pilih saja “Ignore All”.

Menaikkan Kecepatan Pointer Mouse
Standarnya, Windows mengeset kecepatan pointer mouse pada kecepatan rata-rata. Meski cukup, kadang ini dapat memperlambat waktu ketika kita perlu menggeser kursor ke berbagai area layar. Meningkatkan kecepatan pointer akan membuat Anda bisa lebih cepat klak-klik di komputer secara lebih efisien tanpa perlu banyak menggerakkan tangan.

Cara melakukannya, klik Start > Settings > Control Panel > Mouse. Pada tab Pointer Options, di bagian Motion, geser slider 1 sampai 5 langkah ke arah opsi “Fast”. Lalu beri centang pada “Enhance pointer precision” dan klik OK. Seharusnya, kini Anda dapat menggeser pointer mouse tanpa perlu banyak menggerakkan fisik mouse Anda.

Tidak ada setting yang pasti untuk opsi ini. Berhubung Anda yang menggunakan komputer tersebut, kecepatan pergerakan pointer mouse belum tentu sesuai dengan setting yang digunakan orang lain. Yang jelas, mouse umum yang harganya murah ataupun mouse yang sudah usang memiliki tingkat responsivitas yang terbatas. Kalau menaikkan kecepatan pointer mouse tidak banyak berpengaruh, berarti sudah waktunya ganti mouse.

Menu Startup
Opsi-opsi yang ada pada menu Startup (Start > Run > msconfig) merupakan aplikasi yang akan dijalankan setiap kali Anda menghidupkan komputer dan masuk ke sistem operasi. Semakin banyak centang di sana, maka akan semakin lambat komputer Anda bekerja karena seluruh program tersebut dijalankan—baik secara langsung ataupun berjalan di background.

Sebaiknya hilangkan semua centang yang ada, kecuali software pengaman seperti antivirus, antispyware, firewall, dan lain-lain serta aplikasi yang sangat sering Anda gunakan, misalnya software instant messenger ataupun driver printer.
Selain meningkatkan kecepatan boot, membersihkan centang pada menu Startup ini juga akan meningkatkan performa sistem secara cukup signifikan. Toh kalau ada yang terhapus centangnya dan ternyata Anda butuhkan, Anda bisa beri centang kembali pada opsi yang diinginkan.

Bila pada komputer Anda tersedia lebih dari satu akun pengguna, Anda juga bisa mengatur aplikasi apa saja yang dijalankan pada saat startup user yang berbeda-beda. Caranya adalah dengan memilih User dan akun yang ingin Anda edit. Tetapi tentunya Anda perlu hak administrator untuk dapat melakukan ini.

Disk Defragmenter
Setelah sekian lama digunakan dan membuat atau memindahkan data ke komputer, maka manajemen penempatan data pada hard disk di sistem Anda akan berantakan. Akibatnya, hard disk akan bekerja lebih keras untuk membaca dan menuliskan data ke sistem. Untuk merapikannya, Windows sudah memiliki Disk Defragmenter yang cukup untuk melakukan tugas tersebut.

Cara penggunaannya adalah klik ganda pada My Computer, lalu klik kanan di drive atau partisi yang ingin Anda defrag. Sebagai contoh, setelah klik kanan pada drive C:, klik Properties > Tools, lalu pilih Defragement Now dan Defragment. Cara lain adalah dari menu Start > Run, ketikkan “dfrg.msc”, lalu tekan Enter. Pilih drive yang ingin Anda defrag, lalu klik Defragment.

Berhubung Disk Defragmenter sangat haus akan operasi input-output pada sistem, maka kemungkinan besar Anda akan kerepotan jika melakukan defragmenting sambil bekerja. Sebaiknya lakukan defrag saat komputer akan Anda tinggalkan dalam waktu yang cukup lama, misalnya malam hari sebelum Anda pergi tidur.

Nah, kalau dengan cara ini ternyata masih lambat juga, coba lihat lagi spesifikasi komputer Anda. Apakah sudah memenuhi kebutuhan sistem operasi Windows XP? Jangan-jangan belum. Kalau sudah cukup memenuhi dan langkah-langkah di atas tidak banyak membantu, silakan gunakan cara lain. Misalnya menggunakan software tweaking ataupun format dan install ulang.

Spesifikasi Windows XP
Minimum
- Prosesor 233MHz
- Memori (RAM) 64MB (dengan performa dan fitur yang terbatas)
- 1,5GB ruang hard disk
- Monitor dengan resolusi SVGA (800 x 600)
- CD-ROM atau DVD drive
- Keyboard dan mouse

Rekomendasi
- Prosesor 300MHz
- Memori (RAM) 128MB
- 1,5GB ruang hard disk
- Monitor SVGA 800 x 600 dan kartu VGA dengan memori 8MB
- CD-ROM atau DVD
- Keyboard dan mouse
- Kartu jaringan, kartu suara, dan speaker
Maksimum
- 1 unit prosesor (multi core dan atau mendukung Hyper Threading)
- Memori (RAM) 4GB, dan virtual memori maksimum 4GB
- Partisi FAT16 maksimum 4GB dengan ukuran file maksimum 2GB
- Partisi FAT32 maksimum 2TB dengan ukuran file maskimum 4GB
- Partisi NTFS maksimum 2TB dengan ukuran file maksimum 2TB
- Harddisk 137GB ke atas membutuhkan Service Pack 1 dan BIOS yang mendukung

Sumber: PC Plus

Shortcut Untuk Mempermudah Interaksi Dengan Windows


Dengan mengenal shortcut sistem operasi Windows, ternyata dapat mempermudah dan mempercepat proses kerja Anda di komputer hingga 2 - 5 kali lipat. Tidak percaya? Buktikan sendiri...

Contoh yang sering kita pakai adalah Ctrl+C (Copy) dan Ctrl+V (Paste), jelas akan menfungsikan tangan kiri yang kadang diam tidak bekerja, dimana ketika tangan kanan berinteraksi dengan Mouse. Nah banyak tombol shortcut lagi yang bisa banyak membantu Anda bekerja lebih cepat dan efisien, berikut beberapa di antaranya:

Microsoft Natural Keyboard keys

  • Windows Logo: Start menu

  • Windows Logo+R: Run dialog box

  • Windows Logo+M: Minimize all

  • SHIFT+Windows Logo+M: Undo minimize all

  • Windows Logo+F1: Help

  • Windows Logo+E: Windows Explorer

  • Windows Logo+F: Find files or folders

  • Windows Logo+D: Minimizes all open windows and displays the desktop

  • CTRL+Windows Logo+F: Find computer

  • CTRL+Windows Logo+TAB: Moves focus from Start, to the Quick Launch toolbar, to the system tray (use RIGHT ARROW or LEFT ARROW to move focus to items on the Quick Launch toolbar and the system tray)

  • Windows Logo+TAB: Cycle through taskbar buttons

  • Windows Logo+Break: System Properties dialog box

  • Application key: Displays a shortcut menu for the selected item

Microsoft Natural Keyboard with IntelliType software installed

  • Windows Logo+L: Log off Windows

  • Windows Logo+P: Starts Print Manager

  • Windows Logo+C: Opens Control Panel

  • Windows Logo+V: Starts Clipboard

  • Windows Logo+K: Opens Keyboard Properties dialog box

  • Windows Logo+I: Opens Mouse Properties dialog box

  • Windows Logo+A: Starts Accessibility Options (if installed)

  • Windows Logo+SPACEBAR: Displays the list of Microsoft IntelliType shortcut keys

  • Windows Logo+S: Toggles CAPS LOCK on and off

General keyboard-only commands

  • F1: Starts Windows Help

  • F10: Activates menu bar options

  • SHIFT+F10 Opens a shortcut menu for the selected item (this is the same as right-clicking an object

  • CTRL+ESC: Opens the Start menu (use the ARROW keys to select an item)

  • CTRL+ESC or ESC: Selects the Start button (press TAB to select the taskbar, or press SHIFT+F10 for a context menu)

  • CTRL+SHIFT+ESC: Opens Windows Task Manager

  • ALT+DOWN ARROW: Opens a drop-down list box

  • ALT+TAB: Switch to another running program (hold down the ALT key and then press the TAB key to view the task-switching window)

  • SHIFT: Press and hold down the SHIFT key while you insert a CD-ROM to bypass the automatic-run feature

  • ALT+SPACE: Displays the main window's System menu (from the System menu, you can restore, move, resize, minimize, maximize, or close the window)

  • ALT+- (ALT+hyphen): Displays the Multiple Document Interface (MDI) child window's System menu (from the MDI child window's System menu, you can restore, move, resize, minimize, maximize, or close the child window)

  • CTRL+TAB: Switch to the next child window of a Multiple Document Interface (MDI) program

  • ALT+underlined letter in menu: Opens the menu

  • ALT+F4: Closes the current window

  • CTRL+F4: Closes the current Multiple Document Interface (MDI) window

  • ALT+F6: Switch between multiple windows in the same program (for example, when the Notepad Find dialog box is displayed, ALT+F6 switches between the Find dialog box and the main Notepad window)

Mouse click/keyboard modifier combinations for shell objects

  • SHIFT+right click: Displays a shortcut menu containing alternative commands

  • SHIFT+double click: Runs the alternate default command (the second item on the menu)

  • ALT+double click: Displays properties

  • SHIFT+DELETE: Deletes an item immediately without placing it in the Recycle Bin

General folder/shortcut control

  • F4: Selects the Go To A Different Folder box and moves down the entries in the box (if the toolbar is active in Windows Explorer)

  • F5: Refreshes the current window.

  • F6: Moves among panes in Windows Explorer

  • CTRL+G: Opens the Go To Folder tool (in Windows 95 Windows Explorer only)

  • CTRL+Z: Undo the last command

  • CTRL+A: Select all the items in the current window

  • BACKSPACE: Switch to the parent folder

  • SHIFT+click+Close button: For folders, close the current folder plus all parent folders

Shell objects and general folder/Windows Explorer shortcuts

For a selected object:

  • F2: Rename object

  • F3: Find all files

  • CTRL+X: Cut

  • CTRL+C: Copy

  • CTRL+V: Paste

  • SHIFT+DELETE: Delete selection immediately, without moving the item to the Recycle Bin

  • ALT+ENTER: Open the properties for the selected object

To copy a file

Press and hold down the CTRL key while you drag the file to another folder.

To create a shortcut

Press and hold down CTRL+SHIFT while you drag a file to the desktop or a folder.

Windows program key combinations

  • CTRL+C: Copy

  • CTRL+X: Cut

  • CTRL+V: Paste

  • CTRL+Z: Undo

  • CTRL+B: Bold

  • CTRL+U: Underline

  • CTRL+I: Italic

Windows system key combinations

  • F1: Help

  • CTRL+ESC: Open Start menu

  • ALT+TAB: Switch between open programs

  • ALT+F4: Quit program

  • SHIFT+DELETE: Delete item permanently

  • Windows Logo+L: Lock the computer (without using CTRL+ALT+DELETE)


Sumber: Microsoft

Kenali Processor Intel Dari Core 2 Duo Sampai Core i7

Selama bertahun-tahun Intel telah bekerja di balik layar untuk membuat struktur brand dan mengekplorasi banyak cara agar mudah dimengerti user. Intel telah memutuskan untuk memberikan informasi mengenai struktur brand mereka yang kompleks dengan membaginya dalam 3 kategori utama, yakni "entry-level (Intel Core i3), mid-level (Intel Core i5), dan high-level (Intel Core i7)."

Menurut juru bicara Intel, Bill Calder mencatat bahwa focus strategi Intel adalah untuk membuat brand ‘hero’ dengan nama Intel® Core™. Setelah itu, Intel membuat versi derivative dari brand Intel Core yakni Core™2 Duo, Core 2 Quad, dan sebagainya.

Untuk keluarga processor Core sendiri terdapat multi level seperti processor Intel® Core™ i3, Intel® Core™ i5, dan Intel® Core™ i7. Processor Core i3 dan Core i5 merupakan modifikasi baru dan mengikuti Intel Core i7 dalam satu struktur family Core yang sama.

Sangat penting diketahui, bahwa menurut Intel, brand Core tersebut memberikan sinyal fitur dan keuntungan tersendiri. Sebagai contoh, processor yang akan datang seperti Lynnfield (desktop) yang akan membawa brand Intel Core, namun mirip dengan Intel Core i5 dan i7, tergantung dengan kemampuan fitur dan kapabilitasnya. Sedangkan Clarksfield (mobile) akan menggunakan brand Intel Core i7.

Sementara Celeron untuk entry-level, bersama dengan Pentium untuk basic computing. Sedangkan processor Intel Atom beranjak dari device baru, mulai netbook hingga smartphone.

Untuk pembelian PC, processor Celeron masuk dalam kategori bagus, Pentium lebih baik, dan Intel Core merepresentasikan yang terbaik dari Intel. Sementara itu, teknologi Intel vPro melanjutkan untuk kelas keamanan yang terbaik dan dipasangkan dengan Intel Core, baik Core i5 atau Core i7.

Dengan fokus kepada Intel Core, teknologi processor brand Centrino akan ‘diistirahatkan’ untuk PC di awal tahun ini. Bagaimanapun, Centrino memiliki saham yang besar sebagai teknologi wireless, sehingga dapat ditransisikan dengan nama product Wi-Fi dan WiMAX mulai tahun 2010. (beritanet)


Senin, 18 Januari 2010

CARA RESET INK FULL TANK PADA CANON IP1980

Untuk melakukan Ink Full Tank Resetter pada IP 1980 biasanya lampu indikator pada power dan resume berkedip-kedip berulang kali bila itu terjadi lakukan langkah berikutnya :

  1. Hidupkan printer Canon iP1980
  2. Tekan dan tahan tombol Resume selama 2 menit.
  3. Lepaskan tombol Resume.
  4. Printer akan normal kembali.
  5. Apabila masih belum normal juga, lakukan langkah sebagai untuk Reset Manual dan Reset Sofware

Langkah Reset Manual

  1. Colokan kabel power Printer dalam keadaan lepas
  2. Tekan dan tahan tombol power dengan jari telunjuk anda kemudian masukan kabel power
  3. Tombol power masih ditahan, kemudian jari tengah anda tekan tombol resume sebanyak dua kali.
  4. Lepas tombol power
  5. Printer sudah tidak berkedip-kedip/ tidak nge-blink
  6. Pada tahap ini anda sudah selesai melakukan langkah Reset Manual
  7. Agar permanen silahkan gunakan Reset Sofware dengan download dibawah ini dan di install.

Download Software Resetter Printer IP 1980(Ziddu)

Lakukan langkahnya sebagai berikut :

  1. Pastikan attribut semua file bebas dari Read Only.
  2. Jalankan GeneralTool.exe
  3. Pada tab Destination pilih IP1800 ASA (hanya untuk IP1980) (Jika fasilitas ini non aktif berarti tipe printer milik anda tidak mendukung untuk mode ini)
  4. Klik tombol Lock Release
  5. Pilih (centang) EEPROM CLEAR
  6. Klik EEPROM information buat cek tanggal di CLTime
  7. Sediakan kertas kosong untuk print. Lalu klik tombol Test Pattern 1, 2, 3
  8. Tahap Akhir Klik pada tombol Main dan Platen
  9. Matikan printer dan nyalakan lagi
  10. Selesai Printer IP1980 anda normal kembali.
Semoga dengan adanya tutorial ini membantu teman-teman untuk meresetter tipe printer canon IP 1980 anda.


Selasa, 05 Januari 2010

Pengenalan Kode Nomor Produk Kosmetik Legal


Cara mengetahui kosmetik yang memiliki izin resmi wajib diketahui jika Anda sering membeli produk kosmetik. Sekarang banyak beredar produk palsu yang mengimitasi barang aslinya, namun dengan kadar zat yang dikandung tidak memenuhi standar sehingga dapat membahayakan kesehatan si pemakai kosmetik baik langsung ataupun tidak. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan bagi konsumen untuk mengetahui apakah barang tersebut layak dipakai atau sebaliknya.

Produk kosmetik yang telah mencantumkan kode registrasi telah melalui pengujian dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terlebih dahulu mengenai kelayakan bagi kesehatan. Namun banyak juga ditemukan kode produk ilegal yang tersebar di Indonesia. Dan banyak juga yang tidak mencantumkan kode registrasi.

Kode nomor produk berbeda antara makanan, obat, dan produk kosmetik. Kali ini kita akan mengenali kode produk kosmetik. Untuk kode kosmetik terdiri dari 12 (dua belas) digit, yaitu 2 digit huruf dan 10 digit berupa angka. Contohnya: CD.0103602622.

* CD: Produk Dalam Negeri/Lokal
* CL: Produk Luar Negeri/Import
* Digit 1,2: CD/CL
* Digit 3,4: Kategori
* Digit 5,6: Sub Kategori
* Digit 7,8: Tahun Terbit Dibalik
* Digit 9,10,11,12: Nomor Urut

Pengecualian Penandaan: Kosmetik yang penandaan pada pembungkus/brosur telah lengkap, maka pada etiket wadah dengan ukuran kecil sekurang-kurangnya harus mencantumkan:

* Nama Produk
* Nomor Ijin Edar
* Ukuran, Isi (Netto)
* No. Batch/Kode Produksi

Semoga bermanfaat.
(sumber:heryantony.com)

Selasa, 23 Juni 2009

Kiat Pintar Merawat Printer

Printer merupakan alat kantor yang sangat berguna dan sering digunakan. Oleh sebab itu, tidak heran jika ketika benda yang satu ini rusak, orang- orang akan merasa kebingungan. Agar printer tinta seperti Inkjet, Deskjet, dan sejenisnya tidak menurun kualitas cetakannya, sebaiknya anda memperhatikan hal-hal berikut ini.

Pertama, gunakan printer secara berkala. Sebaiknya anda tidak membiarkan printer tidak dipakai dalam waktu yang terlalu lama. Jika hal ini dibiarkan terjadi, tinta yang terdapat pada nozzle head dapat mengering sehingga menyumbat pengeluaran tinta. Oleh sebab itu, sebaiknya anda menggunakan printer secara periodik minimal dua kali seminggu.

Kedua, bersihkan printer secara berkala. Debu dan kotoran adalah musuh utama dari printer. Oleh sebab itu, sebaiknya anda menggunakan fasilitas Clean Head (software yang disertakan bersama printer) untuk melakukan pembersihan Nozzle Head secara teratur (periodik). Selain itu, sebaiknya anda teliti agar tidak ada benda-benda asing yang masuk atau terjatuh ke dalam printer. Jangan lupa juga, karena printer termasuk benda elektronik, sebaiknya anda tidak menggunakan lap yang basah oleh air saat membersihkan printer.

Ketiga, gunakan printer dengan tepat, tanpa disadari, terkadang beberapa orang ada yang salah ketika menggunakan printer. Sebagai contoh, sebaiknya anda menggunakan tombol on/off ketika akan mematikan printer. Hal ini akan membuat head printer kembali ke kedudukannya sehingga tinta tidak mudah mengering.

Jangan lupa juga, saat mencetak pastikan kertasnya tidak berlipat-lipat. Oleh sebab itu, sebaiknya anda menggunakan kertas yang masih halus, sebab jika tersangkut roller printer tidak akan menjadi rusak.

Keempat, hati-hati ketika menyentuh bagian-bagian dari printer. Beberapa bagian printer ada yang bersifat sensitif. Sebagai contoh, bagian elektrik dari cartridge seperti chip maupun head sebaiknya tidak disentuh langsung dengan jari anda. Sebab, listrik statis pada tubuh terkadang dapat merusak komponen. Selain itu jika ingin membersihkan bagian ini dengan tisu, gunakanlah tisu yang berkualitas baik. Sebab tisu dengan kualitas jelek dapat meninggalkan partikel kertas dan berpotensi menyumbat nozzle head.


Sumber:Kompas,16 April 2009